Kurikulum

Home / Kurikulum

Sekolah Citra Alam Ciganjur menerapkan kurikulum nasional yang diperkaya dengan beberapa kegiatan dari berbagai kurikulum internasional. Sekolah juga menerapkan kurikulum karakter yang berlandaskankan Asmaul Husna. Kurikulum alam merupakan kurikulum khusus yang berbasis alam yang diterapkan di sekolah.

Pembelajaran Berbasis Alam

Alam merupakan buku besar bagi manusia untuk dipelajari dan diambil hikmahnya melalui proses pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk memunculkan kesadaran diri dalam melestarikan eksistensi alam. Ini sangat sesuai dengan spirit dan misi kekhalifahan manusia. Bahwa sebagai khalifah di bumi, manusia berhak dan berkewajiban untuk berbuatan kebaikan di muka bumi.

Berdasarkan filosofi tersebut,Sekolah Citra  Alam  mengusung pembelajaran berbasis alam, di mana siswa mengikuti proses pembelajaran program yang memanfaatkan alam sebagai tempat dan media belajar.

Alam sebagai tempat belajar memfasilitasi proses belajar di sekolah citra alam. Lingkungan SCA (Sekolah Citra Alam) juga sangat berpotensi bagi pembelajaran yang eksploratif dan menyenangkan, sehingga pembelajaran siswa menjadi optimal.

Alam sebagai media belajar berkaitan dengan lingkungan sekolah yang memotivasi siswa untuk mengeksplorasi keberadaannya. Siswa juga dapat belajar berbagai hal yang bersumber dari alam.

Pendidikan Karakter

Sebagai institusi pendidikan, Sekolah Citra Alam dengan sadar membuat program untuk mengoptimalkan karakter siswa, guru, staf dan orang tua. Transformasi pendidikan karakter pada siswa dilakukan melalui berbagai variasi metode dan role model (keteladanan).

Pendidikan karakter di SCA berbasis dari kurikulum asmaul husna, di mana karakter wajib yang harus selalu muncul terintegrasi dalam setiap pembelajaran, berupa;

  1. Nilai ke-Tauhid-an
  2. Nilai ke-Taqwa-an
  3. Memuliakan Allah
  4. Berbuat kebaikan
  5. Keimanan
  6. Akhlak Terpuji

Student Center

Setiap individu memiliki keunikan dan potensi masing-masing. Potensi individu berupa: potensi intelektual, emosi, fisik, social dan spiritual. Potensi tersebut harus dikembangkan di sekolah melalui program belajar. Setiap guru harus dapat mengoptimalkan potensi setiap anak.

Active Learning

Dalam setiap kegiatan belajarnya, siswa selalu diberi kesempatan untuk selalu berpartisipasi aktif, belajar mandiri, mengembangkan kreativitasnya dan harus memiliki kesempatan untuk dapat memecahkan masalahnya sendiri.

Program belajar sekolah menerapkan active learning yang bersifat “student centered” dimana siswa adalah subjek belajar. Peran guru adalah menjadi fasilitator yang mengarahkan siswa untuk aktif belajar melalui berbagai variasi metode. Misalnya siswa dapat melakukan percobaan–percobaan dan menemukan sendiri hasil dari suatu permasalahan.

Setiap ruangan secara maksimal akan memberikan fasilitas kepada siswanya untuk selalu dapat bereksplorasi dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan. Disiplin siswa sangat diperlukan dalam setiap kegiatan.

Contextual Teaching Learning

Sekolah Citra Alam merupakan salah satu sekolah di Indonesia yang berbasis alam. Untuk lebih integrated dalam pembelajaran, maka pendekatan belajar Contextual Teaching Learning akan diterapkan dalam kegiatan belajar siswa di sekolah.

Integrated Study

Program pengajaran di sekolah secara integrasi, baik internal yaitu antar sesama topik dalam satu mata pelajaran, maupun ekternal yaitu integrasi antar mata pelajaran. Hal ini sangat memungkinkan siswa untuk belajar yang lebih menyeluruh dan terkait pengetahuan satu sama lain yang dipelajari. Siswa tidak terkotak-kotak dalam belajar. Mereka dapat belajar sesuai dengan integrasi yang ada dalam kehidupan sehari-hari yang akan mereka dapatkan di kehidupannya.

Program belajar akan diberikan secara tematis utuh untuk tingkat Taman kanak-Kanak dan Sekolah Dasar kelas 1-3. Sedangkan untuk tingkat yang lebih tinggi diberikan tematis apabila memungkinkan, mengingat beragamnya mata pelajaran sesuai dengan ketentuan kurikulum pendidikan di Indonesia.